| Bupati Bandung Resmikan Puskesmas Soreang | | |
Menurut H.Achmad Kustijadi, dari 62 Puskesmas yang ada di Kabupaten Bandung, sebanyak 32 buah puskesmas sudah direhab total sehingga bangunannya megah dan fasilitasnya bagus, diantaranya memperoleh bantuan dari PT.Migas sebanyak 1 puskesmas di Warnasari dan 2 Puskesmas dari BJB Soreang, “ Rencananya tahun anggaran 2012 Pemkab Bandung akan merehab sedikitnya 10 s/d 12 puskesmas, bantuan dari BJB Cab.Soreang, Migas dan perusahaan lainnya..”, tutur Achmad. Dikatakan Ahmad, Puskesmas Soreang terdiri dari dua lantai, lantai bawah terdiri dari 6 ruang yaitu untuk ruang pendaftaran, pemeriksaan umum, ruang khusus, klinik PAL gedung obat dan Apotek. “Sedangkan lantai atas terdiri dari 3 ruang yaitu ruang laboratorium, klinik konsultasi terpadu dan Mushola serta Aula..”, ujar Achmad Kustijadi. Sementara Bupati Bandung, H.Dadang Mohamad Naser mengatakan bahwa pihaknya menempatkan pembangunan di bidang kesehatan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Menurutnya Program CSR Bank BJB Soreang ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan dukungan terhadap pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat. “ Ini menunjukkan usaha kebersamaan yang berasaskan sabilulungan antara Pemerintah dan para agnia serta unsur masyarakat lainnya di Kabupaten Bandung sudah terjalin..”, tutur Bupati Bandung. Tidak dapat dipungkiri oleh Dadang, sasaran pembangunan tidak mungkin dapat tercapai dengan mengandalkan program kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah saja, namun sangat dibutuhkan partisipasi aktif dari stakeholder pembangunan lainnya, termasuk dari para agnia di Kabupaten Bandung yang memiliki kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Pada kesempatan itu, Dadang mengucapkan terimakasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada LSM Sahara Indonesia karena melalui prakarsa Bank BJB Soreang dapat mewujudkan pelaksanaan Program CSR atas pembangunan puskesmas Soreang. “ Saya menaruh harapan, semoga prakarsa dan kepedulian seperti ini dapat terus dikembangkan terhadap masyarakat di lokasi lainnya..”, tandas Dadang pula. Sumber : Bagian Humas SETDA Kabupaten Bandung | |||||